Jumat, 19 Juli 2013

Sejarah Doraemon

Assalamualaikum Wr.Wb...
Hai, readers.. lagi sibuk apa di bulan Ramadhan ini? Karena lagi gak sibuk (malas) jadi lebih milih ngeblog deh. Kali ini aku mau share kisah tentang tokoh cartoon favoriteku nih "DORAEMON", cekidot 

Arti nama "Doraemon"
Nama Doraemon sebenarnya diciptakan dari 2 patah kata: Dora & Emon. Dora adalah semacam plesetan dari "Nora" yg berasal dari "Nora-Neko" yakni stray cat.
Emon adalah semacam kata tambahan tradisional untuk nama dari manusia atau binatang yg berjenis kelamin laki-laki, misalnya Ishikawa Goemon.
Secara harafiah, nama Doraemon bisa diartikan "Stray male cat" (kucing liar jantan).Dora sebenarnya bisa juga berarti "gong" (inilah "dora" yg dipakai dalam nama kue dorayaki)... Meski bukan itu "dora" yg dipakai di nama Doraemon... namun ini menjadi semacam plesetan, di mana tubuh Doraemon memang bundar-bundar seperti gong.

 "Doraemon" dalam huruf Jepang
Nama Doraemon dituliskan sebagai gabungan dari huruf katakana & hiragana. Huruf katakana untuk Dora (ドラ) & huruf hiragana (えもん) untuk Emon. Singkat ka
ta, jadinya ドラえもん

 Kode produksi Doraemon
Doraemon memiliki kode produksi ternyata, yakni MS-903. Ini adalah nama asli Doraemon sebagai robot, & dengan nama inilah ia dipanggil oleh sang pemilik pabrik robot di mana ia diproduksi. Nama ini disebutkan dalam episode ulang tahun Doraemon tahun 2007…

 Tanggal lahir Doraemon
3 September 2112 adalah tanggal di mana Doraemon selesai diproduksi.

 Angka ajaib Doraemon?
1293
Doraemon memiliki berat 129,3 kg (285 lbs) & tingginya 129,3 cm (4'3 "). Ia bisa berlari sampai 129,3 km / jam (80,3 mph) ketika ketakutan & melompat 129,3 cm (424,2 kaki) ketika terancam bahaya. Kekuatan maksimumnya 129,3 bhp. Lingkar pergelangan tangannya 129,3 mm. lingkar kepalanya & lingkar da&ya adalah 129,3 cm. Kakinya berdiameter 129,3 mm. Ia diproduksi pada September 3, 2112 (lagi-lagi 12/9/3), di Pabrik Robot Matsushiba.

 Mantan pacar Doraemon di abad 22
Noramyako. Ia disebutkan di Bonus Data-Data Doraemon di Tankoubon volume 11. Noramyako memutuskan Doraemon gara2 Doraemon dirasa terlalu pendek untuknya (setelah kupingnya putus digigit tikus).

 Warna asli Doraemon
Warna cat asli Doraemon adalah kuning. Setelah tahu bahwa telinganya digigit tikus, ia dalam depresi, menyelinap ke atas menara, di mana ia minum ramuan berlabel "kesedihan". Ketika ia menangis, warna kuningnya luntur & suaranya berubah karena ramuan tsb.

 Doraemon adalah robot kucing usang
Tidak. Bahkan, sebenarnya Doraemon adalah sub-standard product alias "robot usang" karena banyak onderdilnya yangtidak berfungsi dengan baik. Contohnya, kumis radarnya & bel pemanggil kucingnya.

 Sekolah Doraemon
Menurut serial spin-off dari Doraemon "The Doraemons", nama sekolah dari Doraemon sederhana saja, yakni Robot School (ロボット学校, Robotto Gakkō)

 Prestasi Doraemon di sekolah
Doraemon berprestasi buruk di sekolah robot & selama acara presentasi akhir, ia tampil buruk & tidak ada yang mau mempekerjakannya... sampai bayi Sewaishi (cicit Nobita) menekan tombolnya. Orangtuanya sedikit enggan, tapi karena Sewashi menyukainya, mereka menyewa Doraemon dan dia merawatnya sampai Sewaishi sendiri mengirimnya ke masa lalu untuk mengurus Nobita (di sinilah petualangan tokoh favorit kita bersama Nobita ini dimulai...)

 Jumlah alat di kantong Doraemon
Kurang lebih 4500 alat (dōgu) telah dikeluarkan dari kantong doraemon mulai dari episode pertama sampai saat ini, termasuk yang paling populer adalah Doko Demo Doa (Pintu Ke mana saja), Take-copter (Baling-baling Bambu), Kuukihou (Meriam Senapan Angin) & Time Machine (Mesin Waktu).

 Cara menyalakan & memadamkan Doraemon
Tombol turn on/off Doraemon adalah sebuah switch berbentuk bola kecil bulat yang menjadi ekornya..

 Kekuatan tangan Doraemon
Tangan Doraemon memiliki kekuatan adhesive & daya vacuum ygluar biasa sehingga benda apa pun dapat menempel di tangannya [dari Doraemon no Himitsu, di Doraemon volume 11] Teknologi ygdigunakan pada tangannya ini mirip dengan gaya gravitasi bumi dalam skala mini.

 Doraemon dan Dorami
Mengapa Doraemon dan Dorami disebut sebagai kakak beradik?
Ternyata, karena mereka berdua "dilahirkan" dari satu tangki minyak yang sama...dan "Doraemon" lahir lebih dahulu dari Dorami (2 tahun lebih tua), sehingga ia disebut "kakak", kemudian Dorami juga disewa oleh keluarga Sewashi setelah Doraemon, sehingga ia disebut "adik."
Menurut data, Dorami lebih hebat dari Doraemon... Dorami mampu menghasilkan energi sebesar 10000 tenaga kuda, silakan bandingkan dengan Doraemon yang hanya bisa mengeluarkan sebesar 129.3 tenaga kuda.
Ada sesuatu yang lucu mengenai hal ini... di mana ilmuwan yang membuat Doraemon dan Dorami berkata bahwa minyak yang digunakan untuk membuat robot tipe "bersaudara" ini, salah satu lapisan akan menjadi stagnant dan tenggelam ke bawah. Lapisan yang bagian bawah ini akan menghasilkan kualitas robot kucing yang lebih baik.
Fakta ini menjelaskan bahwa kemungkinan besar Dorami menjadi robot yang lebih bagus dari Doraemon karena Dorami diciptakan setelah Doraemon (sekitar 2 tahun kemudian), atau singkatnya... Doraemon dibuat dengan lapisan minyak yang atas dan Dorami dibuat dengan lapisan minyak yang bawah, yang lebih bagus kualitasnya, meski mereka lahir dari 1 tangki minyak
Dorami sebenarnya tidak langsung muncul dalam keluarga Nobita, namun di keluarga cicit-cicitnya Nobita di abad 22 yakni Sewashi. Dorami dibeli untuk menggantikan Doraemon, yang dikirim untuk menemani Nobita. Yang memiliki Dorami adalah Sewashi dan yang mengirim Dorami (dan Doraemon) juga Sewashi. Dorami biasanya dikirim untuk menggantikan tugas Doraemon menjaga Nobita apabila Doraemon sedang dalam urusan penting sehingga ia tidak bisa menemani Nobita, misalnya saat ia harus di-tune up di pabrik.

 Perancang Doraemon
Nah... sekarang mari kita meneliti pertanyaan yang menarik: siapakah pembuat Doraemon dan Dorami yang sebenarnya?
Yang menjadi penyebab konflik adalah beredarnya "ending" Doraemon yang menyatakan bahwa Doraemon mengalami malfungsi, di mana Nobita terpacu untuk belajar keras, menikah dengan Shizuka, dan akhirnya menjadi ilmuwan handal. Di versi ending ini, pencipta Doraemon tidak lain dan tidak bukan adalah Nobita. Ini adalah ending yang "sangat masuk akal" dan "melengkapi lingkaran cincin epos dan mitos antara persahabatan Doraemon dan Nobita, sebuah hubungan persaudaraan yang sudah melebihi ikatan antara manusia dan robot, bahkan melebihi saudara kandung".
Tapi sayangnya... faktanya Doraemon tidak pernah atau belum memiliki ending.
Cerita "ending" di mana Nobita menciptakan Doraemon di atas hanyalah sekedar "doujinshi" (semacam manga berjenis fanfiction alias tidak diterbitkan oleh sang pembuat aslinya) yang konsep awalnya dikembangkan oleh Nobuo Sato kemudian diterbitkan oleh Tajima T Yasue pada tahun 2005..
Nahhh... lalu, betulkah sang pencipta Doraemon dan Dorami tidak pernah muncul di film?
Jawabannya: pernah. Dan ia hanya dijuluki sebagai "The Scientist" (sang ilmuwan) sehingga menjadikannya tokoh yang "memiliki kesempatan terbuka dalam penceritaan, akan siapa sebenarnya jati diri sesungguhnya" Well... yang pasti kemungkinan itu adalah Nobita sangat kecil, karena Doraemon diciptakan di masa Sewashi (cicit Nobita) di mana Nobita pasti sudah almarhum

 Alasan Doraemon takut pada tikus?
Doraemon takut sama tikus karena trauma sebab kuping robotnya digerigiti robot tikus juga saat ia tidur siang.
 Kue Dorayaki
Mari kita bedah bersama "isi" dari Dorayaki [ドラ焼き] ini. Kue berbentuk "dora" (gong) ini sesungguhnya adalah salah satu cemilan khas Jepang yang sudah terkenal bahkan sebelum Doraemon ada. Dorayaki dibuat dari setangkup (2 buah) patty yang dibuat dari mastella, dan diisi dengan pasta kacang merah.
Dorayaki di beberapa daerah seperti Nara disebut juga Mikasa [
三笠] yang bisa diartikan sebagai "tiga topi jerami" atau nama lain dari Gunung Wasakusa. Karena orang yang menikmati pemandangan gunung tsb biasanya sambil makan roti ini, maka roti ini disebut roti Mikasa.
Di Indonesia, Dorayaki biasanya isinya digantikan dengan coklat atau keju coklat, meski tak sedikit toko kue yang mengisinya dengan kacang+coklat.
 Teman Doraemon
Wangdora (robot dora silat-silat kerjaannya-di cina),Doramed (robot dora berpakaian arabic dan jadi raksasa kalau marah), Dorarinyo (pelupa, suka soccer - dari brazil), Doranicov (bisu dan jadi srigala kalau lihat benda bulat), Dorathekid (robot dora pada masa koboi), El matadora (robot dora di spanyol) dan Dorami.
Itulah nama teman-teman Doraemon dari serial spin-off Doraemon, yakni The Doraemons (yang sudah terbit di Indonesia).
Dan... Doraemon sendiri juga cukup sering dikunjungi oleh teman-temannya dari masa depan di serial anime-nya. Contohnya adalah Toraemon, Pawaemon, dan Gatchako. Mantan pacar Doraemon juga seekor robot kucing, namanya Noramyako.

 Takdir Nobita berubah
Mengapa takdir Nobita bisa berubah? Tentu saja karena intervensi dari Doraemon dan kantong ajaibnya...namun benarkah semata-mata hanya begitu?
Meski cukup samar, namun dalam salah satu episode Doraemon versi baru (serial tahun 2005), diperlihatkan bahwa sesungguhnya Shizuka juga "has a romantic feeling towards Nobita" bahkan tanpa intervensi peralatan Doraemon. Sayangnya, Nobita anaknya pemalas dan kurang PD, sehingga dalam alur waktu tanpa Doraemon, Nobita tidak punya keberanian untuk mendekati Shizuka. Ia pun menjadi orang gagal sepanjang hidupnya, dan selalu dirundung kemalangan. Ia menikah dengan Jaiko, karir dan pekerjaannya memburuk (bangkrut), sampai ia kabur meninggalkan keluarganya dan berakhir dengan mengenaskan...
Nah, lalu di sinilah kita sampai pada jawaban "andaikata nobita menikah dengan Shizuka kenapa sewashi punya ingatan kalau nobita menikah dengan jaiko?" Seperti layaknya cerita dengan unsur "perjalanan waktu", di dunia Doraemon sendiri terjadi "anomali waktu" yang tidak diketahui pangkalnya. Sewashi sendiri pernah menekankan, bahwa waktu dan takdir mempunyai metafora seperti ini:
Anggap takdir seperti sebuah tempat pemberhentian. Meski kita pergi ke sana dengan menggunakan bus atau mobil atau kendaraan lain, namun kita tetap bisa sampai di sana dengan baik.
Intinya, Sewashi menekankan bahwa pada titik singularitas alur waktunya, Nobita menikah dengan Jaiko dan mempunyai anak, namun hidupnya diundung malang dan mengenaskan. Anak Nobita menikah, mempunyai keturunan...terus dan terus sampai masa Sewashi. Pada era Sewashi, teknologi sudah sedemikian canggihnya hingga ada mesin waktu dan manusia bisa memeriksa apa yang terjadi di masa lalu. Sewashi yang menemukan bahwa nenek moyangnya yakni Nobita mengalami sejarah hidup yang buruk, merasa kasihan dan mengirimkan Doraemon ke masa Nobita. Nah, Doraemon menjadi penyebab perubahan kehidupan Nobita, yang mampu mengelaurkan potensi2 tersembunyinya dan berhasil menikah dengan Shizuka. Mereka hidup makmur dan mempunyai anak (Nobisuke) yang juga menikah, mempunyai keturunan, terus dan terus.. Dan akhirnya menghasilkan Sewashi pula
Urutannya begini:
Nobita (tanpa Doraemon) -> Menikahi Jaiko -> Punya anak -> Punya cicit -> Lahirlah Sewashi -> Doraemon diciptakan, Sewashi membelinya -> Sewashi memeriksa sejarah kakek-kakek-kakek buyutnya (Nobita) -> Sewashi yang kasihan, mengirim Doraemon -> Nobita (dengan Doraemon) -> Kehidupan Nobita jauh membaik -> Menikahi Shizuka -> Punya anak -> Punya cicit -> Lahirlah Sewashi (result yang ada sama, ini yang menjelaskan mengapa Sewashi tidak menghilang meski takdir Nobita berubah dan ia malah menikahi Shizuka alih-alih Jaiko)
Bagaimana? Bingung? Memang... inilah kelebihan sekaligus kelemahan cerita yang mempunyai unsur perpindahan waktu. Loop yang ada memang menarik disimak, namun karena tidak diketahui singularitas keberapakah titik awal dari semua perubahan ini, cerita ini jadi membingungkan.
 Doraemon sering dikira musang
Mungkin ini semacam pun (gurauan) saja dari Fujiko F. Fujio. Musang dan cerpelai menurut kebudayaan Jepang adalah hewan yang tricky dan memiliki banyak akal, mungkin sesuai dengan image Doraemon yang "ajaib" dengan segala perlatannya tersebut. Dan Doraemon kalau sekeliling matanay diwarnai hitam memang agak mirip musang ketimbang kucing...
 Ending Doraemon yang Sebenarnya
Pasti sudah banyak yang tahu, bahwa jawaban pastinya jelas: serial Doraemon sampai saat ini belum memiliki ending resmi
Serial Doraemon utama (dalam format manga) sendiri seperti yang kita tahu, terbit hanya sampai volume ke-45. Chapter terakhir dari volume tersebut pun sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa itu adalah ending, dan manga Doraemon pun terhenti sampai volume 45 tersebut tanpa ada kelanjutannya.
Penyebab utamanya adalah pecahnya duoa Fujio Fujiko pada tahun 1987 dan meninggalnya Fujiko F Fujio pada 1996 tanpa adanya kejelasan dan persetujuan dari Fujiko F Fujio sendiri dengan penerbit yang ada pada masa itu, sehingga manga Doraemon sendiri tidak bisa dikatakan memiliki ending, bahkan sampai saat ini.
Namun, Doraemon sendiri pernah "memiliki" ending di tengah-tengah, yakni pada Maret 1972 di majalah Shogaku-4-nensei, di mana Doraemon menyatakan bahwa ia harus pergi kembali ke masa depan (abad 22) gara2 ada permasalahan dengan mesinnya dan Nobita harus merelakannya pergi. Nobita pada awalnya tidak rela, namun setelah diyakinkan oleh Doraemon, akhirnya ia berbesar hati. Doraemon pergi setelah Nobita berjanji mau menunggunya dan berusaha untuk dirinya sendiri selama Doraemon tidak ada, Akhirnya Doraemon pun kembali.
"Ending" tersebut sempat mau dijadikan ending dari serial anime-nya juga, karena, di luar pengetahuan kita, ternyata anime Doraemon pada awalnya tidak begitu laku. Namun, kalau kehendak Tuhan sudah terjadi, siapa yang dapat menyangka? Ternyata, manga Doraemon memiliki tempat tersendiri di hati penggemarnya dan permintaan untuk melanjutkan serial Doraemon di majalah tersebut semakin meningkat. Akhirnya, bulan depannya, serial manga Doraemon di-"restart" ulang, meskipun ending yang disebutkan diatas tidak dicetak ulang. Di anime-nya pun, pada tahun 1981 kedatangan Doraemon kembali ini dibuat menjadi episode khusus "Doraemon Comes Back" dan pada tahun 1998, episode ini dirilis sebagai sebuah TV Movie.
Lalu, bagaimana dengan nasib manga Doraemon? Ya itu tadi, karena banyak permintaan dari penggemar, maka manga tersebut dilanjutkan. Pada Maret 1973, sebuah "arc" ditambahkan pada "ending" di atas sehingga menjadi seperti ini:
Nobita kembali dijahili Giant dan ia seperti biasa, pulang dan mengadu kepada Doraemon. Tanpa ia sangka, Doraemon malah menasihatinya agar mandiri dan menyatakan bahwa ia harus pergi kembali ke masa depan (abad 22) gara2 ada permasalahan dengan mesinnya dan Nobita harus merelakannya pergi. Nobita pada awalnya tidak rela, namun setelah diyakinkan oleh Doraemon plus membicarakan hal ini dengan orang tua Nobita, akhirnya ia berbesar hati. Nobita dan Doraemon berjalan-jalan ke taman untuk "mengenang persahabatan mereka." Nobita berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak merepotkan Doraemon, dan pernyataan ini membuat Doraemon terharu dan berkata pada Nobita bahwa ia pergi ke arah lain sebentar untuk meredakan keharuannya. Di tengah jalan, Nobita yang sendirian bertemu Giant dan berkelahi. Nobita, yang sudah memutuskan untuk tidak membuat Doraemon khawatir sehingga bisa pulang dengan tenang, melawan Giant dengan sekuat tenaganya sampai habis-habisan. Meski sudah babak belur, Nobita tidak menyerah dan terus mendorong Giant. Giant, karena frustasi bercampur takut dan juga kasihan melihat Nobita bersikap begitu, akhirnya mengaku kalah. Doraemon akhirnya menemukan Nobita di lapangan, sudah tepar gara2 berkelahi dengan Giant. Nobita, dengan muka lebam dipapah Doraemon yang tersenyum terharu gara-gara keberanian Nobita. Nobita berkata "Lihat Doraemon, aku menang kan. Aku juga bisa, meski tidak mengandalkan bantuanmu. Kini kamu bisapulang dengan tenang." Doraemon hanya tersenyum, dan ia membaringkan Nobita di futon-nya dan menyelimutinya. Doraemon menemani Nobita yang tertidur sepanjang malam dengan terharu dan lega. Esok paginya, Doraemon sudah kembali ke masa depan.
Namun di chapter berikutnya, ternyata tanpa Doraemon, hidup Nobita tidaklah mudah. Ia terus menerus dijadikan bahan bullying oleh Giant dan Suneo. Meski Nobita sudah berjanji tidak lagi merepotkan Doraemon, lama2 ia stress juga. Puncaknya adalah bahwa pada April Mop, Giant dan Suneo dengan kejamnya membohongi Nobita bahwa mereka melihat Doraemon sudah kembali dari masa depan. Nobita yang sangat sayang dengan Doraemon, langsung saja menghambur ke rumahnya, hanya untuk mendapati bahwa Giant dan Suneo sudah membohonginya. Nobita kesal dan mulai menangis, namun tiba-tiba ia menemukan kotak berbentuk Doraemon. Di dalamnya ada secarik kertas yang berbunyi "Dalam keadaan terdesak, gunakan ini. Ramuan ini bernama USO800, dan apapun yang kamu katakan akan jadi bohong."
Nobita, dengan semangat penuh pembalasan dendam (eng ing eng ) minum USO800 dan berhasil mengerjai Giant dan Suneo dengan berkata bahwa hari cerah (menjadi hujan), dan sebagainya...pokoknya semua ucapan Nobita akan menjadi benar-benar BOHONG. Giant dan Suneo berhasil ia takut-takuti. Nobita, tiba-tiba kehilangan gairah untuk mengerjai orang. Ia merasa dirinya hampa tanpa Doraemon. Di rumah, ia bertanya pada ibunya apakah Doraemon sudah pulang ke zaman Nobita, dan tentu saja ibunya menjawab "Belum." Nobita, yang sadar bahwa Doraemon kemungkinan besar tidak akan pernah kembali ke abad 20, mulai menangis dan kecewa, lalu berkata "Doraemon tidak akan pernah kembali..." dan...
Berkat efek USO800, tentu saja itu juga jadi bohong! Doraemon tahu2 muncul kembali dari laci meja belajar Nobita...dan setelah menyadari bahwa Nobita sudah minum USO800, mereka berdua berpelukan sambil berkata "Aku sangat tidak bahagia! AKhirnya kita tidak bisa bersama lagi selamanya!"
Kedua chapter mengenai "Ending di tengah-tengah" ini dimuat di tankoubon Doraemon volume 7. Silahkan agan2 kembali ubek2 lagi koleksi lama Doraemon
Nah...lalu bagaimana setelah itu? Ya... ternyata serial Doraemon mengalami lonjakan fans baik dari manga dan anime-nya, membuahkan beratus-ratus chapter manga dan episode anime seperti yang kita ketahui sekarang. Meski demikian, manga utama Doraemon memang "berhenti" di 45 karena alasan2 yang sudah disebutkan di atas. Sementara anime-nya terus berlanjut sampai sekarang, yang terbaru adalah season keempat yang dimulai dari 1 Mei 2009 di TV Asahi, sampai sekarang. Season ini rencananya akan ditayangkan di Nickelodeon of South East Asia untuk negara2 di Asia Tenggara mulai July 2010... jadi kemungkinan besar serial anime Doraemon yang terbaru, sama seperti The Legend of Aang dan SpongeBob bisa jadi akan masuk Indonesia dan bisa kita nikmati bersama lewat Nickelodeon nih... dimohon doanya aja ya agan2 sekalian
Dan seperti yang kita tahu, Doraemon terus "menelurkan" movie tiap tahunnya, yang dalam versi manga-nya kita kenal sebagai "Doraemon Petualangan"

36. Mengenai "Ending" Doraemon yang adalah Doujinshi
Lalu bagaimana dengan sebuah chapter terkenal mengenai Nobita sebagai si pembuat Doraemon? Ya, harus diakui bahwa chapter yang satu itu memang sangat mengesankan dan "menjadi masuk akal" dari segi cerita. Saya sendiri adalah salah satu fans dari "ending" tersebut... namun perlu kembali saya tekankan di sini bahwa Doraemon tidak, atau belum memiliki ending resmi.
Ya, ending tersebut adalah sebuah doujinshi, karya buatan orang lain yang bukan pembuat asli dari Doraemon (mengingat doujinshi ini terbit pada 2005 padahal Fujiko F Fujio sendiri sudah meninggal lama sebelumnya pada 1996). Endiing yang satu ini ditulis skenarionya oleh Nobuo Sato dan dibuat format manganya oleh Tajima T Yasue pada tahun 2005. Di luar dugaan, ending ini sangat populer lho gan, bahkan nggak cuma di Jepang saja, sampai2 Shogakukan sendiri selaku pemegang resmi penerbitan manga Doraemon, kudu turun tangan sendiri buat menghentikan dicetaknya doujin yang satu ini dan menyita semua kopi yang ada. Tajima T Yasue sendiri meminta maaf secara resmi pada Shogakukan pada 2007 setelah membayar sejumlah uang "ganti rugi." Sebenarnya ane rada simpati gan sama si Tajima ini ... kan dia sebenarnya cuma salah satu doujinka yang juga ingin agar persahabatan Doraemon dan Nobita tetap abadi bahkan di masa depan, tapi ya sudahlah...
Nah, selain "ending jadi2an" tsb, masih banyak doujinshi buatan para penggemar Doraemon lainnya yang mencoba "menamatkan Doraemon". Beberapa di antaranya yang cukup terkenal:
1) Nobita ternyata adalah anak yg mengidap autisme akut, dan segala "petualangan" dia dengan Doraemon dan kawan-kawan hanyalah mimpi dan angan-angannya belaka. Saking parahnya ending ini, pembaca yang mengira ini "beneran" langsung demo di luar kantor penerbit lho Untung akhirnya mereka paham dan tahu bahwa itu hanyalah sebuah doujinsh i
2) Yang ini bakalan rada menyedihkan Karena cerobohnya nggak ketulungan, kepala Nobita terantuk batu dan ia mengalami luka para sampai coma dan masuk ke kondisi sub-vegetatif Untuk mencari biaya bagi operasi Nobita, Doraemon menjual semua alat dari Kantong 4 Dimensi-nya. Sayangnya, operasi tsb gagal dan Doraemon ternyata masih menyisakan satu alat yang belum ia jual, yakni sejenis mesin waktu yang bisa membawa Nobita ke era dan waktu manapun yang Nobita inginkan. Pada akhirnya, tempat yang paling ingin Nobita kunjungi adalah Surga.
Demikianlah beberapa "alternative endings" lainnya buatan para penggemar... Banyaknya ending jadi-jadian ini justru menunjukkan betapa dunia mencintai Doraemon Semoga dengan post yang satu ini, membuat kita semua mampu memahami Doraemon sendiri belum memiliki ending resmi, namun dengan ending atau tanpa ending, kita tentunya tetap mencintai serial robot kucing yang satu ini.
 

Nah, demikianlah yang bisa saya ceritakan tentang Doraemon.. di bawah ini juga ada beberapa gambar dari film robot yang satu ini.. (hihi)




                      
                                         


2 komentar:

cacce asharkeyy mengatakan...

ceritanya memusingkan...

Upia Sulpiana mengatakan...

iya, memang.. begitumi kalau ada istilah "mesin waktu"

join dulu, mas :)

By :
Free Blog Templates